Singaraja, 14/03/2026 – Sekolah Laboratorium Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali menghadirkan ruang pembelajaran berbasis budaya melalui kegiatan Garjita Seni Pawai Budaya yang dilaksanakan pada Jumat sore, 14 Maret 2026, bertempat di Lapangan Kampus Tengah Undiksha. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara PAUD, TK, dan SD Sekolah Lab Undiksha sebagai bentuk penguatan pendidikan karakter serta pelestarian budaya lokal sejak usia dini.
Kegiatan diawali dengan berbagai penampilan seni dari para siswa yang turut menyemarakkan suasana. Di hadapan para undangan, siswa menampilkan Tari Pendet massal, Tari Janger massal, serta penampilan Tari Kecak dan sendratari kolaborasi yang dibawakan oleh siswa dari berbagai jenjang. Penampilan ini menjadi wujud kreativitas sekaligus upaya memperkenalkan nilai-nilai seni dan budaya Bali kepada siswa melalui pengalaman langsung.
Acara secara resmi dibuka oleh Ketua Badan Pendiri Yayasan Undiksha Ex Officio Rektor Undiksha yang pada kesempatan ini diwakili oleh Kepala Biro Umum dan Keuangan Undiksha, I Made Karunia, ST., M.Kom. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu mengintegrasikan pendidikan, seni, dan budaya dalam satu momentum yang bermakna.
“Melalui kegiatan seperti ini, siswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga belajar memahami nilai-nilai budaya, kebersamaan, serta membangun karakter sejak dini,” ungkapnya.
Kepala SD Lab Undiksha, Putu Sukma Andreani, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dalam membangun kolaborasi lintas jenjang pendidikan di lingkungan Sekolah Lab Undiksha. Kegiatan ini juga menjadi upaya menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual dengan melibatkan lingkungan dan masyarakat.
Ia berharap kegiatan ini dapat terus dikembangkan pada tahun-tahun mendatang dengan partisipasi yang lebih luas. Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, khususnya para orang tua siswa yang turut berperan aktif dalam mendampingi kegiatan.
Sementara itu, Ketua Panitia Garjita Seni Pawai Budaya, Kadek Yudi Artawan, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan pawai budaya ini mengambil rute perjalanan yang dimulai dari Lapangan Upacara Kampus Tengah Undiksha, kemudian melewati Jalan Udayana (Timur), menuju perempatan Jalan Ngurah Rai, dilanjutkan melalui Jalan Udayana (Barat), dan kembali berakhir di Lapangan Upacara Kampus Tengah Undiksha.
Peserta pawai menampilkan berbagai kreativitas budaya, termasuk pengarakan ogoh-ogoh sebagai bagian dari tradisi masyarakat Bali dalam menyambut Hari Raya Nyepi.
Adapun peserta yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari 359 siswa SD Lab Undiksha yang didampingi oleh 32 guru dan pegawai, serta orang tua siswa sebagai pendamping. Selain itu, turut berpartisipasi 82 siswa TK Lab Undiksha yang didampingi oleh 10 guru dan pegawai beserta orang tua pendamping yang ikut mengiringi pengarakan ogoh-ogoh.
Direktur Sekolah Lab Undiksha, Dr. Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting dalam menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal sekaligus memperkuat kolaborasi antara sekolah, siswa, dan orang tua.
Ia berharap Garjita Seni Pawai Budaya dapat terus dikembangkan dan menjadi agenda tahunan yang mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa sekaligus memperkuat identitas budaya di lingkungan pendidikan.
Melalui kegiatan ini, Sekolah Lab Undiksha menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga pada penguatan karakter, kreativitas, serta pelestarian nilai-nilai budaya lokal sebagai bagian dari pembentukan generasi masa depan.









